Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Apu apu atau dikenal juga sebagai kayu apu atau kapu-kapu merupakan tumbuhan air yang umum dijumpai  tubuh mengapung di kolam atau perairan tenang. asal usul tanaman apu apu kurang begitu jelas, namun penyebarannya sudah mencapai wilayah tropika dan subtropika (id.wikipedia.org/wiki/).

manfaat tanaman apu-apu

Klasifikasi ilmiah dan ciri umum Apu apu / Kayu apu.

Klasifikasi ilmiah

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Arecidae
Ordo: Arales
Famili: Araceae (suku talas-talasan)
Genus: Pistia
Spesies: Pistia stratiotes L.

Nama daerah

Ki apu (sunda), kayu apu, apon-apon, kajeng apu (Jawa), kapu-kapu (Bali), peyape (Madura), gaambang, empieng ara, apu-apu, kapu-kapu, sirambon, sarme-sarme (Sumatera), pengambangan, ki ambang, tayapu (Kalimantan), capo-capo, poda-poda (Sulawesi).

Ciri-ciri umum yang bisa dikenali

Sebagai tanaman air, Apu-apu bisa kita temui di daerah dengan ketinggian antara 5-800 meter dibawah permukaan laut. Ciri-ciri umum yang bisa dikenali dari tanaman terna ini antara lain:
  • Tinggi tanaman antara 5-10 cm
  • Bentuk daun tunggal, membentuk roset akar, setiap helaian daun tebal berongga, ujung daun membulat, berlekuk, pertulangan daun sejajar, permukaan daun berambut dengan warna daun hijau cerah. Panjang 1,3-10 cm, dengan lebar 1,5-6 cm.
  • Akar tanaman berbentuk serabut dengan warna putih kotor.
gambar akar tanaman apu-apu

Kandungan kimia dan manfaat apu apu

Dalam tanaman apu-apu terkandung senyawa-senyawa seperti flavonoid, polifenol, dan tanin. Senyawa tersebut dapat memberikan efek farmakologis seperti memberikan efek sejuk, bersifat anti radang, antirhematik, diaforetik (peluruh keringat), dan diuretic (peluruh kencing).

Manfaat apu-apu sebagai tanaman obat.

Sebagai tanaman obat, apu-apu bisa diolah menjadi bahan ramuan obat tradisional yang diketahui cukup ampuh dalam mengatasi sejumlah masalah pada tubuh. bagian tanaman yang umum digunakan sebagai bahan ramuan adalah daun (tanpa akar) baik dalam keadaan segar ataupun yang telah dikeringkan terlebih dahulu. Beberapa manfaat tanaman apu-apu antara lain:
  1. Obat batuk rejan, flu, dan demam
  2. Mengatasi pegal linu, bengkak terbentur (memar), bengkak (edema), kencing nanah, kencing terasa nyeri (disurea), gatal-gatal (pruritus), gatal karena alergi, disentri, rash campak dan beberapa penyakit kulit seperti eksim dan bisul.

Pemanfaatan apu apu sebagai obat, bisa digunakan untuk obat luar dengan menempelkan daun apu yang telah di haluskan pada bagian kulit yang bermasalah, atau untuk obat dalam dengan cara meminum air rebusan daun apu. Berikut contoh pembuatan ramuan obat dari daun apu untuk menurunkan demam.
15 lembar daun apu segar dicuci bersih, lalu rebus dengan air bersih sebanyak 3 gelas selama kurang lebih 15 menit, angkat dan dinginkan. Saring  air rebusan lalu bagi dua. konsumsi air rebusan pagi dan sore masing-masing satu bagian.

Selain bermanfaat sebagai bahan ramuan obat, Apu-apu dapat digunakan untuk membersihkan air dari kandungan logam berat yang berasal dari limbah industri atau rumah tangga. Bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan alternatif untuk pakan ikan atau pupuk.

Perlu diperhatikan!

Dikarenakan kandungan toksik  yang terkandung dalam akar, maka sebaiknya buang bagian ini ketika anda mengolah apu-apu sebagai obat. Untuk wanita hamil, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi rebusan daun apu-apu, karena dapat membahayakan janin yang dikandungnya.

Sumber:
Atlas tumbuhan obat jilid 4

About Tata gunawan

Terima kasih atas kunjungan anda di blog tanaman obatherbalkeluarga.blogspot.co.id. semoga blog ini bisa memberikan banyak manfaat kepada anda semua.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top